Daerah

Implementasi Kurikulum Dibahas di Seminar Pergunu Garut

Jumat, 23 Januari 2015 | 12:05 WIB

Garut, NU Online
Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Garut menyelenggarakan seminar bertema "Revitalisasi Implementasi Kurikulum Pendidikan dalam Merespon Perubahan Bangsa", Kamis (22/1). Pada kegiatan di aula desa Citeras kecamatan Malangbong Garut ini, peserta seminar mencari format baru paska pembekuan Kurikulum 2013.
<>
Turut hadir dalan kegiatan tersebut Ketua Ma'arif NU Garut, Wakil Ketua Pergunu Jabar H Saepuloh, dan Wakil Sekretaris PP Pergunu H Akhsan Ustadi.

Seminar ini menghadirkan narasumber Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah UPI Bandung Dr Agus Mulyana, Kepala Kemenag Garut Drs H Usep Saefudin Muhtar, dan Ketua PCNU Garut H Agus M Sholeh.

“Kegiatan ini sangat penting, apalagi dalam kegiatan ini akan membahas dunia pendidikan kita. Karena kita sedang mencari format baku untuk 'wajah' pendidikan. Sementara itu berkaitan dengan dicabutnya Kurikulum 2013 ini menjadi persoalan pada kita, terutama bagi para pendidik di kalangan Nahdliyin,” kata H Agus.

Agus berharap dari kegiatan ini muncul salah satu solusi dari permasalan tersebut.

Menurut H Usep, "Kurikulum merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan". Sehingga wajar dari periode ke periode kurikulum selalu berubah sesuai dengan perkembangan zaman dan tujuan apa yang ingin dicapai pada zaman tersebut.

Sementara H Saepuloh menyatakan Pergunu Jawa Barat siap mengawal kebijakan pemerintah dalam pendidikan selama kebijakan itu bermanfaat bagi dunia pendidikan.

“Masalah kurikulum pendidikan, guru-guru NU harus siap dalam implementasi kurikulum tersebut, apa itu Kurikulum 2013 atau Kurikulum 2006. Pergunu konsen untuk terus berupaya dalam meningkatkan mutu dan kualitas guru melalui seminar, pelatihan dan workshop,” kata H Saepuloh.

Senada dengan itu, H Akhsan Ustadi menegaskan bahwa sikap Pergunu percaya bahwa pemerintah bisa arif dalam mengambil sebuah kebijakan berkaitan dengan kurikulum pendidikan. Pergunu akan mengawal dan melaksanakan kebijakan tersebut selama berpihak pada dunia pendidikan dan maslahat untuk umat.

Sementara Ketua Pergunu Garut Muhlis dalam sambutannya mengingatkan agar guru-guru NU untuk segera mendaftarkan diri secara online di www.pergunu.org untuk data base anggota Pergunu. (Awis Saepuloh/Alhafiz K)


Terkait