MOMENTUM ‘humoris’ tidak kenal tempat dan suasana. Ia bisa datang tiba-tiba, tanpa rencana. Gus Mus adalah salah satu contoh kiai yang tidak ingin kehilangan momentum humor begitu saja.
Saat acara pelepasan jenazah almarhum KH Mujab Mahalli Bantul, Gus Mus melempar ‘humor’ di depan ribuan pelayat yang sedang berduka ditinggal tokoh panutannya. Di antara pelayat itu ada Gubernur Yogyakarta dan Wakilnya.
“Duh Gusti, mengapa Engkau memanggil Kyai Mujab yang masih muda, yang masih dibutuhkan umatnya? Mengapa Engkau tidak memanggil Kyai Mukarrom (bukan nama sebenarnya) yang sudah tua itu?”
Begitu Gus Mus bertanya kepada Sang Maha Pencipta, saat sambutan mewakili keluarga almarhum. Kyai Mukarrom yang berdiri tidak jauh dari Gus Mus, dan para pelayat tampak mesam-mesem mendengar ‘humor’ yang dilontarkan Gus Mus itu. Mereka tidak berani tertawa lepas.
Gus Mus melontar pertanyaan itu, kemungkinan besar karena Kyai Mukarrom sudah ‘ngerjain’ para pelayat. Kyai Mukarrom saat membuka acara, menyebut nama Gus Dur yang sudah pulang ke Jakarta, sehingga para pelayat mencari sosok Gus Dur. (Hamzah Sahal)
Gus Mus
he..he..he.. iti yang diatas namanya ambis, itu Ahmad Mustofa Bisri Lho...he..he.. langsung klarifikasi tuh... mas sahal he..he..he..
hadir
hehehe... Saya hadir pada saat kejadian.
comment
hhh, jadi kangen kyai Mujab, saya sering maen ke Pondok Beliau,.
ter
sip lah
Kyai2 sepuh bisa aja......saat duka masih bisa buat senyum
hahahah...itu kan al mukarom kyai mabarun yang diceritakan di bawahnya.....
cerita lucu bbm terbaru 2012
aq inget taushiah dan humor² gus mus sewaktu ngisi di Solo... maturnuwun gus..
tanya sumber berita
Zah, cerita ini sumbernya dari mana? Jangan bikin fitnah ya!
625 x 100 Pixel
305 x 100 Pixel
305 x 120 Pixel



Print
Download
Send






Pref

