Rabu, 22 Mei 2013
Language :
Find us on:
Nasional 
Beasiswa S1-S2-S3 Arab Saudi untuk Kader NU
Jumat, 03/08/2012 09:01

Jakarta, NU Online
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Pendidikan Tinggi Kerajaan Arab Saudi membuka kesempatan seluas-luasnya kepada para kader NU untuk melanjutkan pendidikan tinggi di universitas-universitas negeri di Arab Saudi pada tahun ajaran 2013/2014.

Biro Kerjasama Beasiswa Luar Negeri PBNU Ahmad Ridho dan Ahmad Sudrajat menyatakan, program beasiswa ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan Syuriyah-Tanfidziyyah PBNU dengan Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi H. Gatot Abdullah Manshur dan Konsul Jenderal RI di Jeddah Bapak H. Zakaria Anshari pada 15 Juli 2012 di kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah,  khususnya tentang peningkatan kapasitas kader-kader NU melalui pendidikan, dan sesuai dengan informasi yang disampaikan oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan pada Kedutaan Besar RI di Riyadh H. Muhammad Luthfi Zuhdi.

Menurut informasi yang diterima oleh biro kerjasama beasiswa PBNU dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di Riyadh bahwa proses pendaftaran untuk memperoleh kesempatan belajar di Arab Saudi segera di mulai pada awal bulan Agustus 2012 ini.

Untuk itu, Adikbud meminta kepada Biro Kerjasama Beasiswa PBNU. agar sesegera mungkin menyebarluaskan informasi ini kepada warga NU di seluruh Indonesia bahkan kepada warga NU yang berada di luar negeri yang terhimpun dalam PCINU.

Ditambahkan oleh Adikbud bahwa pemerintah Arab Saudi memberi peluang kepada mahasiswa asing khususnya mahasiswa Indonesia untuk mendaftarkan diri di seluruh jenjang  studi baik Strata 1 (S-1), Strata 2 (S-2), dan Strata 3 (S-3) semua jurusan/program studi  kecuali jurusan Kedokteran, Kebidanan dan Kesehatan Masyarakat yang hanya dikhususkan bagi warga negara Arab Saudi mengingat minimnya ketenagaan lokal yang dimilikinya. Dijelaskan oleh Adikbud bahwa pemerintah Arab Saudi  akan memberikan beasiswa penuh kepada mereka yg dinyatakan lulus dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru di Arab Saudi ini.

Adapun persyaratan administrasi yang harus dipenuhi dalam pengajuan permohonan untuk memperoleh kesempatan belajar di Arab Saudi adalah :


A. PERSYARATAN UMUM

1. Warga Negara Indonesia, berusia serendah-rendahnya 19 tahun dan setinggi-tingginya 42 tahun.

2. Membuat 2 (dua) lembar surat permohonan,  yang pertama ditujukan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama c.q Biro Kerjasama Beasiswa Luar Negeri PBNU. Dan permohonan yang kedua ditujukan kepada Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi di Riyadh, dengan mencantumkan jenjang studi (S1/S2/S3) dan jurusan/program studi yang diinginkan (keagamaan/non keagamaan/sains/teknologi).

3. Melampirkan surat rekomendasi dari pengurus wilayah / pengurus cabang / pengurus anak cabang Nahdlatul Ulama terdekat.

4. Melampirkan fotocopy legalisir ijazah terakhir beserta transkrip nilai (stempel basah, bukan stempel photocopy).

5. Melampirkan Daftar Riwayat Hidup terbaru dalam format Microsoft Word 97-2003, dengan mencantumkan keterangan tentang orang tua dan pekerjaannya. Daftar Riwayat Hidup ini diketik di atas kertas putih polos ukuran A4, font Time News Roman ukuran 12, spasi 1,5.

6. Melampirkan photocopy akte kelahiran 

7. Melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku, dari Kepolisian Resort (Polres Kabupaten/Kota) atau Kepolisian Daerah (Polda Propinsi) setempat. 

8. Melampirkan Surat Keterangan Berbadan Sehat dari dokter pemerintah yang masih berlaku, disertai surat keterangan bebas HIV/AIDS dan surat keterangan bebas narkoba (dari rumah sakit pemerintah, bukan dari Puskesmas). 

9. Melampirkan photocopy paspor yang masih berlaku minimal 6 (enam) bulan atau lebih.

10. Melampirkan pas photo berwarna terbaru ukuran 4x6 sebanyak 6 (enam) lembar, dengan latar belakang warna biru, dan tidak diperkenankan memakai kacamata.

11. Bagi pelamar beasiswa jurusan keagamaan dan sosial (non sains dan teknologi), Seluruh dokumen tersebut di atas diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh Penterjemah Resmi Tersumpah, serta dilegalisasi oleh Kementerian Hukum dan HAM Rep. Indonesia Jakarta dan Kementerian Luar Negeri Rep. Indonesia Jakarta (kecuali nomor 2, 3,  5, dan 9).

12. Bagi pelamar beasiswa jurusan sains dan teknologi, seluruh dokumen di atas diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris oleh Penterjemah Resmi Tersumpah, serta dilegalisasi oleh Kementerian Hukum dan HAM Rep. Indonesia Jakarta dan Kementerian Luar Negeri Rep. Indonesia Jakarta (kecuali nomor 2, 3, 5 dan 9).

13. Bagi seluruh pelamar beasiswa, Khusus untuk terjemahan ijazah dan transkrip nilai, setelah diterjemahkan dan dilegalisasi di Kemenkumham RI dan Kemenlu RI, harus dilegalisasi pula oleh Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta.

14. Bagi pelamar beasiswa yang ingin menterjemahkan dokumen2 di atas baik ke dalam bahasa Arab atau bahasa Inggris, dapat melakukannya di kantor biro kerjasama beasiswa luar negeri PBNU, dgn alamat Gd. PBNU lantai 8 ruang 802, Jln. Kramat Raya no. 164 Jakarta Pusat 10310, dengan cara menyatakan keinginannya tersebut baik lisan maupun tulisan. Adapun syarat dan ketentuannya dapat ditanyakan langsung kepada koordinator program ini (Bapak Ahmad Ridho/Bapak Ahmad Sudrajat) 

15. Seluruh persyaratan tersebut di atas di masukkan ke dalam map ukuran folio dengan ketentuan :
- warna biru untuk program S-1,
- warna kuning untuk program S-2 ;
- warna hijau untuk program S-3.

Berkas dimasukkan ke dalam amplop coklat tertutup dan ditujukan kepada Ketua Umum Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama c.q Biro Kerjasama Beasiswa Luar Negeri PBNU (Attn Bapak Ahmad Ridho / Bapak Ahmad Sudrajat), diantar langsung atau dikirim ke alamat Gd. PBNU Lantai 3, Jln. Kramat Raya no. 164 Jakarta Pusat 10310.

Seluruh persyaratan tersebut di atas, dibuat dalam bentuk soft copy (scanning), dan dikirimkan melalui email ke alamat : marhaban2007@yahoo.com , dengan mencantumkan nama pada setiap judul/subjek email, misal : ""hafiz_anshari : lamaran beasiswa ke Saudi Arabia (sebutkan program S-1 / S-2 / S-3)..""


B. PERSYARATAN KHUSUS

1. Untuk pelamar program studi Strata 1 (S-1), usia ijazah tidak melewati 2 (dua) tahun sejak kelulusan.

2. Untuk nilai ijazah, minimal rata-rata 7,00 (tujuh koma nol nol) bagi pelamar program studi S-1, dan IPK 3,00 (tiga koma nol nol) bagi pelamar program S-2, dan IPK 3,30 (tiga koma tiga nol) bagi pelamar program S-3.

3. Bagi pelamar program studi sains dan teknologi, perolehan nilai studi/mata kuliah terkait tidak kurang dari 7,00 (tujuh koma nol nol), dan memiliki nilai toefl 500 / ielts 6,0 yang diperoleh maksimal dalam 1 (satu) tahun terakhir.

3. Bagi pelamar program studi keagamaan dan non sains, perolehan nilai bidang studi/mata kuliah terkait tidak kurang dari 7,50 (tujuh koma lima nol). Dan bagi pelamar program studi non sains tidak berbasis bahasa Arab, maka harus memiliki nilai toefl 500 / ielts 6,0 yang diperoleh maksimal dalam 1 (satu) tahun terakhir.

4. Bagi pelamar program studi keagamaan,  wajib memiliki hafalan al qur'an dengan ketentuan sebagai berikut : 
a. Hafal 4 Juz bagi pelamar program S-1
b. Hafal 6 Juz bagi pelamar program S-2
c. Hafal 8 Juz bagi pelamar program S-3
(Akan dilakukan tes hafalan qur'an di kantor PBNU).

4. Bagi pelamar program studi sosial non eksakta (non sains) dan program eksakta (sains) wajib memiliki hafalan al Qur'an minimal 24 (dua puluh empat) surah terakhir dari al Qur'an, serta bisa membacanya dengan baik dan benar.
(Akan dilakukan tes menghafal dan membaca al Qur'an di kantor PBNU Pusat).


C. TIME SCHEDULE 

Mohon kepada pelamar beasiswa agar memperhatikan jadwal-jadwal dibawah ini : 

- Tanggal 4 September 2012 : 
Batas akhir pengiriman berkas lamaran.

- Tanggal 11 September 2012 : batas akhir penerimaan berkas lamaran.
- Tanggal 18 September 2012 : Pengumuman hasil seleksi administrasi.
- Tanggal 25 September 2012 :
Pelaksanaan ujian tertulis.

- Tanggal 02 Oktober 2012 :
Pengumuman hasil ujian tertulis.

- Tanggal 06-08 Oktober 2012 :
Pelaksanaan ujian lisan.

- Tanggal 11 Oktober 2012 :
Pengumuman hasil ujian lisan.

- Tanggal 16 Oktober 2012 :
Pengiriman berkas pelamar beasiswa ke Adikbud RI di Riyadh.

Untuk keterangan lebih lanjut, dipersilakan menghubungi biro kerjasama beasiswa luar negeri Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Gedung PBNU Lantai 8 ruang 802, Jl. Kramat Raya no. 164 Jakarta Pusat. 

Contact Person :
Bp. Ahmad Ridho, 
081586431808/ahraar_01@yahoo.com


Bp. Ahmad Sudradjat, 
081380126902/sudrajat_lc@yahoo.com



Redaktur: A. Khoirul Anam

Komentar(10 komentar)
Ahad, 03/02/2013 15:25
Nama: nurul
nanya
kalo pendaftaran tahun 2013 kapan d bka nya skrn
Jumat, 14/12/2012 10:41
Nama: Kurnia Trianto
pertanyaan
assalammualaikum apakah di tahun 2015 masih berlaku beasiswa ini
Selasa, 11/12/2012 22:40
Nama: abdul rouf
beda organisasi..
ustad. saya orang NU tp pernah sekolah di sekolah muhammadiyah. bolehkah ikut program beasiswa ini.
Senin, 10/12/2012 16:45
Nama: Zahrotul Asma'
Assalamualykum...
Assalamualykum... wr. wb. Apakah ada beasiswa program studi s2 ke Maroko untuk tahun 2013? kalau ada, apa sajakah persyaratannya? Syukrn...
Rabu, 05/12/2012 10:27
Nama: Baihaqi
Permohonan
Assalamu'alaikum Wr. Wb Kami sangat membutuhkan sekali informasi/ teknis kuliyah ke arab saudi Madinah, khususnya yang ada kaitannya dengan NU. Kami siap mengabdi ke NU Apabila kami diberikan kesempatan/ jalan kuliyah kesana Wassalamu'alaikum Wr.Wb alamat kami Sukosari lor- Sukosari - Bondowoso
Ahad, 28/10/2012 15:11
Nama: hafidz
beasiswa
saya masih kelas 2 sma tetapi saya ingin melanjutkan study saya d arab saudi. univesitas apa yang akan d perebutkan oleh para peljar?
Kamis, 11/10/2012 13:47
Nama: chanifah
tertarik sekali
assalamu'alaikum ustadz, kalo sedang kuliah trus mau ikut beasiswa ini gimana ya???jazakumulloh khoirul jaza
Rabu, 10/10/2012 17:14
Nama: Vian
universitas pilihan
Assalamualaikum untuk pilihan universitasnya bagaimana? syukron
Jumat, 21/09/2012 11:23
Nama: Al-munawaroh
assalamu'alaikum
ustadz.klo bru mw masuk S-1 apa harus pke toefl?trus gelombang pendaftaran ke dua kpan?
Kamis, 20/09/2012 10:09
Nama: hamdi
Permudah dan Perbanyak
sangat menarik untuk di ikuti beasiswa kader NU dan saya yakin peminatnya juga sangat banyak termasuk saya. cuma PBNU kelihatannya terlalu mempersulit administrasi, contoh semua harus diterjemah dan di legalisir, padahal belum tentu bisa ikut tes atau bahkan lulus, belum lagi biaya untuk terjemah dan legalisir. akan lebih baik jika untuk tes administrasi dipermudah sehingga pesertanya lebih banyak, sebab hampir sebagian anak bangsa ini adalah kader NU. andaikata dinyatakan lulus nantinya barulah dimintai semua persyaratan diatas. semoga dapat dipertimbangkan. saran lagi, tolong PBNU biro beasiswa ini menyatakan berapa yang akan diterima dan univ. mana di saudi atau negara penawar beasiswa lainnya
Space Iklan
625 x 100 Pixel

Android

Blackberry

iPhone
Buletin Jumat
Senin, 27/02/2012 13:00
Secara bahasa Dzikir dapat dimaknai dengan mengingat Allah swt. Makna ini terkesan sangat abstrak sekali, lalu bagaimanakah dzikir itu sebenarnya?...
Polling
NU harus mengembangkan sektor dunia usaha untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan. Menurut anda, siapa yang harus bergerak
NU sebagai organisasi yang membentuk badan usaha dan menjalankannya
Orang NU saja yang berbisnis, dan mendistribusikan sebagian keuntungannya untuk organisasi
Tidak tahu
Space Iklan
305 x 100 Pixel
Agenda
PrefMei 2013Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
Space Iklan
305 x 120 Pixel
>>> Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email: redaksi@nu.or.id. Innalillahi wa inna ilahi raajiuun, telah wafat Anregurutta HM Harisan AS (65) pukul 17.00 WITA di Makassar. Ia merupakan wakil rais PWNU Sulsel yang juga ayahada ketua umum IPNU Khairul Anam HS. Mohon doa dari seluruh warga NU.>>>