Senin, 20 Mei 2013
Language :
Find us on:
Nasional 
Kemenag Bangun Pesantren di Perbatasan
Sabtu, 30/06/2012 10:25

Tags:

Space Iklan
300 x 80 Pixel

Jakarta, NU Online
Kementerian Agama segera membangun Pondok Pesantren (Ponpes) di kawasan Kepulauan Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dan diharapkan pelaksanaan pekerjaan bangunan fisik tersebut sudah dapat dimulai 2012 di atas lahan 10 hektar, kata Direktur Pendidikan Agama Islam, Amin Haedari di Jakarta, Kamis (28/6).

Kehadiran Ponpes di kawasan perbatasan Indonesia dengan negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, sangat penting. Sebab, Ponpes ke depan dapat menjadi motivator dan juga sebagai pelaku pembangunan di daerahnya guna mengejar ketertinggalan di wilayah setempat.

Itulah sebabnya Kementerian Agama membangun Ponpes di Kepualauan Karimun. Wilayahnya tak jauh dari Batam dan ke depan diharapkan menjadi gudang logistik bagi kebutuhan pertanian. Di wilayah Karimun, lahannya cocok untuk pertanian, kata Imam Syafei, salah seorang pejabat dari Ditjen Pendis yang ikut merancang kebutuhan tenaga pengajar pada Ponpes tersebut.

Sejauh ini, seperti juga dikemukakan Kepala Kemenag Kabupaten Karimun H Afrizal, pihaknya bersama Ditjen Pendis tengah merancang kebutuhan tenaga pengajar. Pesantren di sini diorientasikan ke bidang pertanian. 

“Kita tak ingin, untuk seperti di Batam, untuk kebutuhan ikan lele saja didatangkan dari Malaysia,” kata Amin Haidari.

Menurut Imam Syafei, banyak santri belajar di UGM dan IPB. Mereka itu yang akan direkrut menjadi tenaga pengajar pada Ponpes Karimun nanti. Sekitar 40 orang tenaga pertanian akan dikerahkan mendukung Pesantren. 

Kemenag kini sudah membangun beberapa Pesantren di wilayah perbatasan. Antara lain di Kalimantan Barat: Sintang (dua buah), Sambas (1). Yang lainnya di Pulau Sebatik, Kalimantan Timur (1), Marouke, Papua (1), Sabang, Aceh (1), Atambua, NTT (1). 

“Jadi, Pesantrean di Karimun merupakan yang kedelapan,” kata Amin Haedari lagi.



Redaktur : Syaifullah Amin
Sumber    : Antara

Komentar(0 komentar)
Space Iklan
625 x 100 Pixel

Android

Blackberry

iPhone
Buletin Jumat
Senin, 27/02/2012 13:00
Secara bahasa Dzikir dapat dimaknai dengan mengingat Allah swt. Makna ini terkesan sangat abstrak sekali, lalu bagaimanakah dzikir itu sebenarnya?...
Polling
NU harus mengembangkan sektor dunia usaha untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan. Menurut anda, siapa yang harus bergerak
NU sebagai organisasi yang membentuk badan usaha dan menjalankannya
Orang NU saja yang berbisnis, dan mendistribusikan sebagian keuntungannya untuk organisasi
Tidak tahu
Space Iklan
305 x 100 Pixel
Agenda
PrefMei 2013Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
Space Iklan
305 x 120 Pixel
>>> Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email: redaksi@nu.or.id. >>>