Rabu, 22 Mei 2013
Language :
Find us on:
Nasional 
10 Anggota MTA Tobat Beri Testimoni
Selasa, 12/06/2012 15:38

Tags:

Space Iklan
300 x 80 Pixel

Nganjuk, NU Online
Untuk membentengi NU dari serbuan kelompok-kelompok yang semakin gencar menyerang aqidah ahlussunnah wal jama’ah, PCNU Nganjuk menggelar “Gemblengan Aswaja” di pesantren Al-Hidayah, Termas, Baron, Nganjuk (Ahad/10/6/2012).  

Salah satu sesi diantaranya adalah kehadiran sepuluh orang mantan anggota MTA dari Jawa Tengah yang telah bertobat dan kini mendalami ajaran Islam yang benar ‘ala Ahsussunnah wal Jama’ah di pondok pesantren NU. 

Dalam testimoninya, mereka mengakui bahwa mereka dulu mengikuti MTA karena mereka dan warga desa di mana mereka tinggal memang minus pengetahuan agama sehingga siapa yang terlebih dahulu mengajak dan mengajarkan agama, dialah yang diikuti. 

“Lha wong Pak A. Sukino itu sendiri ternyata bacaan Al-Qur’annya tidak fasih kok, panjang-pendeknya bacaan huruf banyak yang keliru. Saya menyadarinya setelah mondok sekarang ini,” ujar Bagus, salah satu pemberi mantan anggota MTA tersebut sambil memberi contoh cara Sukino membaca ayat ketika mengimami sholat di masjid desa tempat tinggalnya di Karanganyar, yang sampai saat ini masih secara rutin didatangi Sukino untuk berdakwah.

Di sela-sela Gemblengan Aswaja ini disisipkan pula Pelantikan Pengurus Aswaja Center PCNU Nganjuk oleh Direktur Aswaja Center PWNU Jawa Timur, KH Abdurrahman Navis. Susunan Pengurus Aswaja Center NU Nganjuk masa khidmah 2012-2017 tersebut  terdiri dari Dewan Penasehat, Dewan Pakar dan Dewan Pelaksana. Sebagai Direktur Dewan Pelaksana, Ditunjuk Moh Zuhal Ma’ruf


Redaktur   : Mukafi Niam
Kotributor : M. Agus Rahman Hakim

Komentar(10 komentar)
Senin, 03/12/2012 14:34
Nama: ATMO
NAFSU temannya SETAN
kalo yang ditonjolkan "yang bener gini/itu salah" dalilnya ini....itu berarti nafsu lebih besar dari Alloh SWT.....harusnya "menurut saya begini/ilmunya saya begini dengan dalil ini pendapat saya begini" itu baru sip...artinya ada ruang manusianya menyadari keterbatasan ilmunya wallohua'lam.....
Jumat, 10/08/2012 16:03
Nama: wildan
1
kalo yang ditafsirkan cuma terjemahannya bukanya Al-Qur'an semua orang pasti beda-beda penafsirannya, cobalah untuk menafsirkan Al-Qur'an bukan terjemahan nya saja, OK BROOOO
Kamis, 12/07/2012 10:41
Nama: Abah Yudhi
DEKAT KIAMAT SEMAKIN ANEH
Orang jaman sekarang makin aneh saja padahal kiamat sdh dekat, ngakunya sesama islam tapi saling memojokkan, saling menghina. Ingatlah, siapa yang menghina maka ia justru yang paling pertama mendapatkan dosanya. Sadar dan tobatlah sebelum ajalmu menjemput !!!
Rabu, 11/07/2012 11:06
Nama: Radikdab
Mari sesama umat islam kita bersatu
Wahai warga nahdiyin , marilah kita galang kebersatuan sesama umat Islam , jangan hanya krn organisasi kita jadi fanatik se akan2 paling benar danb menjadi kurang simpatik dg organisasi lain pdhal sesama Muslim. sebenarnya Alloh S.W.T tdk akan menilai kemuliaan seseorang itu berdasarkan yg lain, ttp berdasarkan ketaqwaannya. iya kan ? kalian pasti lebih faham halini8.
Rabu, 11/07/2012 07:21
Nama: Saifuddin
Kepanjangan MTA
MTA itu sendiri opo to ? aku gak ngerti
Selasa, 10/07/2012 23:09
Nama: adji
bener apa ngarang
dituliskan ...." Salah satu sesi diantaranya adalah kehadiran sepuluh orang mantan anggota MTA dari Jawa Tengah yang telah bertobat dan kini mendalami ajaran Islam yang benar ‘ala Ahsussunnah wal Jama’ah di pondok pesantren NU. Dalam testimoninya, mereka mengakui bahwa mereka dulu mengikuti MTA karena mereka dan warga desa di mana mereka tinggal memang minus pengetahuan agama sehingga siapa yang terlebih dahulu mengajak dan mengajarkan agama, dialah yang diikuti.... " itu bener apa nggak tuh apa cuma asal tulis aajahh.. kalo emang bener ada 10 mantan warga MTA yg kasih testimoni seperti itu.. mbok ya di tuliskan biodata para "pemberi testimoni nya" itu. siapa namanya n mantan warga ngaji MTA di cabang mana.. kan cuma 10.. kalo cuma ngarang yaa.. jangan cuma 10.. mbok yo 6000 apa 25.000 orang mantan anggota MTA sekalian..
Selasa, 10/07/2012 07:04
Nama: Darto
Tabayyun
Lebih baik tabayyun. Datangi, diskusi, mana yg salah diingatkan. Daripada kita ikut komentar tapi tidak tahu yg sebenarnya. Nanti bisa jadi kita melakukan fitnah. Dosa lho!
Senin, 09/07/2012 19:27
Nama: andre
kok sama
Kok penulisnya suka menjelekkan saudara sesama muslim ya? jangan2 kualitasnya sama dengan anggota2 organisasi lain yang (katanya) suka mencap sesat orang lain
Senin, 09/07/2012 15:10
Nama: BAIDI
SESAMA ISLAM ITU BERSAUDARA
Sebaiknya kita tidak usah memperdebatkan masalah aqidah,toh itu sama2 semua bersumber dari Al-Qur'an dan hadist....lebih baik kita(ISLAM) bersatu untuk membendung maksiat dan budaya dari barat yg makin gencar...ALLAHUAKBAR!!.....maaf saya juga warga NU tapi kalau ada sesama muslim saling bertikai saya ikut prihatin....
Senin, 09/07/2012 15:10
Nama: BAIDI
SESAMA ISLAM ITU BERSAUDARA
Sebaiknya kita tidak usah memperdebatkan masalah aqidah,toh itu sama2 semua bersumber dari Al-Qur'an dan hadist....lebih baik kita(ISLAM) bersatu untuk membendung maksiat dan budaya dari barat yg makin gencar...ALLAHUAKBAR!!.....maaf saya juga warga NU tapi kalau ada sesama muslim saling bertikai saya ikut prihatin....
Space Iklan
625 x 100 Pixel

Android

Blackberry

iPhone
Buletin Jumat
Senin, 27/02/2012 13:00
Secara bahasa Dzikir dapat dimaknai dengan mengingat Allah swt. Makna ini terkesan sangat abstrak sekali, lalu bagaimanakah dzikir itu sebenarnya?...
Polling
NU harus mengembangkan sektor dunia usaha untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan. Menurut anda, siapa yang harus bergerak
NU sebagai organisasi yang membentuk badan usaha dan menjalankannya
Orang NU saja yang berbisnis, dan mendistribusikan sebagian keuntungannya untuk organisasi
Tidak tahu
Space Iklan
305 x 100 Pixel
Agenda
PrefMei 2013Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
Space Iklan
305 x 120 Pixel
>>> Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email: redaksi@nu.or.id. Innalillahi wa inna ilahi raajiuun, telah wafat Anregurutta HM Harisan AS (65) pukul 17.00 WITA di Makassar. Ia merupakan wakil rais PWNU Sulsel yang juga ayahada ketua umum IPNU Khairul Anam HS. Mohon doa dari seluruh warga NU.>>>