Senin, 22 Desember 2014
Language :
Find us on:
Buku 
Mewaspadai Aliran Salafi, Wahabi, Dan Hizbut Tahrir
Senin, 21/05/2012 10:46
Mewaspadai Aliran Salafi, Wahabi, Dan Hizbut Tahrir

Judul: Benteng Ahlussunnah Wal Jama’ah (Menolak Faham Salafi, Wahabi, MTA, Hizbut Tahrir Dan LDII)
Penulis : Nur Hidayat Muhammad 
Pengantar: Shofiyullah Mukhlas Lc., M.A.
Penerbit: Nasyrul Ilmi, Kediri
Cetakan: I, April 2012
Tebal: xvi + 288 hlm.
Peresensi: Ach. Tirmidzi Munahwan

Akhir-akhir ini yang menjadi tantangan bagi warga NU adalah maraknya aliran-aliran baru yang menyimpang dari ajaran ahlussunnah wal jama’ah. Aliran-aliran tersebut seperti, Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA), Syi’ah, Ahmadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Salafi Wahabi, dan Hizbut Tahrir (HTI). Dari beberapa kelompak dan aliran ini, ajaran amaliahnya jauh berbeda dengan apa yang selama ini menjadi tradisi di kalangan warga nahdliyin. Bahkan mereka memvonis akidah amaliah warga NU seperti, tahlilan, yasinan, shalawatan, adalah perbuatan bid’ah, dan diharamkan melakukannya.

Melalui buku “Benteng Ahlusunnah Wal Jama’ah”, Menolak Faham Salafi, Wahabi, MTA, LDII, dan Hizbut Tahrir yang ditulis oleh Nur Hidayat Muhammad ini, kita bisa mengenali seperti apa kondisi aliran tersebut yang saat ini telah berkembang besar di Indonesia, baik dari segi proses kelahirannya maupun sikap mereka terhadap para ulama. Kita tahu gerakan-gerakan mereka hanya berbekal dalil sekenanya saja, mereka mengklaim telah memahami ajaran Rasulullah dengan semurni-murninya, padahal dalilnya adalah palsu dan tidak rasional. Mereka sebenarnya tidak memahami isi al-Qur’an dan hadits, apalagi hingga menafsirkannya. 

Munculnya beberapa aliran seperti, Salafi Wahabi dan Hizbut Tahrir di Indonesia bukanlah mendamaikan umat Islam justru perpecahan yang terjadi dikalangan umat Islam. Islam melarang melakukan perbuatan kekerasan dan perpecahan, Islam adalah agama yang ramah, santun, yang menjunjung perdamaian, persaudaraan antar sesama. Salafi Wahabi adalah kelompok yang mengusung misi modernisasi agama dan perintisnya adalah Muhammad bin Abdil Wahhab di Nejd. Beliau adalah pengikut madzhab Imam Ahmad, akan tetapi dalam berakidah beliau mengikuti Ibnu Taimiyah.

Ajaran Salafi Wahabi adalah, mengkafirkan sufi Ibnu Arabi, Abu Yazid al-Bustani. Mudah mengkafirkan muslim lain. Memvonis sesat kitab “Aqidatul Awam, dan Qashidah Burdah. Mengkafirkan dan menganggap sesat pengikut Mazdhab Asy’ari dan Maturidiyyah. Merubah beberapa bab kitab-kitab ulama klasik, seperti kitab al-Adzkar an-Nawawi. Mereka menolak perayaan Maulid Nabi Muhammad karena menganggap acara tersebut sebagai acara bid’ah, dan perbuatan bid’ah menurut mereka adalah sesat semuanya. mereka menilai acara yasinan tahlilan adalah ritual bi’ah, padahal kedua amalan tersebut tidak bisa dikatakan melanggar syari’at, karena secara umum bacaan dalam susunan tahlil ada dalil-dalilnya baik dari al-Qur’an dan al-Hadits seperti yang sudah disampaikan oleh para ulama-ulama terdahulu. Dan mereka menolak kitab “Ihya’ Ulumuddin” karya Imam al-Ghazali (hal.24-25).

Aliran dan gerakan yang akhir-akhir ini berkembang di Indonesia, adalah Hizbut Tahrir. Hizbut Tahrir sebetulnya adalah nama gerakan atau harakah Islamiyyah di Palestina dan bukan sebuah aliran, atau lembaga strudi ilmiyah, atau lembaga sosial. Mereka hanyalah organisasi politik yang berideologi Islam dan berjuang untuk membangkitkan kembali umat Islam dari kemerosotan, membebaskan umat dari ide-ide dan undang-undang kufur, membebaskan mereka dari cengkeraman-cengkeraman dominasi negara-negara kafir dan mendirikan kembali sistem khilafah dan menegakkan hukum Allah dalam realita kehidupan.

Gerakan yang muncul pertama kali di Quds Palestina ini, selain mengusung konsep khilafah kubra, juga menolak sistem pemerintahan demokrasi yang dianut sebagian besar negara di dunia. Tujuan besar mereka adalah memulai kehidupan Islami dengan cara menancapkan tonggak-tonggak Islam di bumi Arab baru kemudian merambah khilafah Islamiyah (hal.33).

Adapun konsep mazdhab Hizbut Tahrir adalah, ingkar akan kebenaran dan adzab kubur. Membolehkan mencium wanita bukan istri baik dengan syahwat atau tidak. Tidak percaya akan munculnya Dajjal diakhir zaman. Hadits ahad tidak boleh dijadikan dalil dalam akidah. Dan membolehkan negara Islam menyerahkan pajak kepada negara kafir.

Dengan membaca buku ini anda akan diajak untuk mengenali beberapa aliran yang ada di Indonesia serta aspek-aspek kesesatannya yang telah menyimpang dari ajaran ahlussunnah wal jama’ah. Buku ini terdiri dari tiga bab pertama, menjelaskan aliran-aliran yang berkembang di Indonesia seperti, Ahmadiyah, LDII, MTA, Ingkar Sunnah, Salafi Wahabi, Syi’ah, HTI, Muhammadiyyah, dan Ahlusunnah Wajjama’ah. Kedua, membantah tuduhan wahabi dan MTA. Ketiga, tanya jawab seputar tarekat sufi, sebagai penegas amaliah tarekat sufi yang tidak bertentangan dengan syari’at. Buku ini diharapkan sebagai benteng warga NU dari serangan aliran-aliran dan faham yang saat ini marak dan berbeda dengan mayoritas umat Islam pada umumnya.


* Dosen Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) Banyuwangi

Komentar(10 komentar)
Kamis, 29/08/2013 10:40
Nama: Mochammad Ali
Buku / Kitab
Assalamu'alaikum bapak/Ibu mohon di sharing (menu tersendiri) kyai kyai besar beserta kitab-kitabnya yang bisa di download. karena bagi orang yang ingin menimba ilmu via cyber masih ragu akan keaslihan artikel artikel yg ada. menurut saya lebih baik apa yg kita baca didapati di web nya NU ini yang tentu sudah dikoreksi oleh "kyai kyai" NU. terima kasih wassalamu'alaikum
Jumat, 26/07/2013 10:42
Nama: aldi
Menjawab Vonis Bid'ah Kaum Salafi-Wahabi
Mhn izin menginformasikan buku Aswaja yang baru terbit. Telah terbit buku MENJAWAB VONIS BID'AH KAUM SALAFI-WAHABI. Penulis: Abiza el Rinaldi. Penerbit: Zahida Pustaka Klaten. Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi www.tbonline-zahidapustaka.blogspot.com
Kamis, 25/07/2013 17:07
Nama: gentho
usulan
Memang banyak sekali skrg orang2 yg pandai membaca saja dan menggunakan dalil,sepanjang sepengetahuannya yg masih dangkal,shga gampang sekali mengatakan org lain sesat, kafir,dll,sebenarnya islam kan agama damai,rahmatanlil alamiin
Rabu, 10/07/2013 14:35
Nama: ari.wijanarko
Pentingnya benteng Aswaja
Hal yang paling penting adalah mari sama-sama kita bekali keluarga kita anak-anak kita istri kita dan sudara-saudara kita untuk memberikan penjelasan mengenai bahayanya ajaran syiah (wahabi )dan selalu berpegang kepada ajaran ulama-ulam kita dahulu semoga ASWAJA diberikan kekuatan dan selalu tegak berdiri....
Sabtu, 25/05/2013 01:06
Nama: Hasan
opinion
Saya minta sarannya ...Bagaimana cara merubah pola pikir mereka yang telah masuk dan terpengaruh aliran sesat tersebut... tolong di coment dan kasih saran
Selasa, 12/02/2013 08:30
Nama: arema
saya sbgai warga NU saya tdak trima ,imam ghozali d lecehkan
saya sbgai warga NU saya tdak trima ,imam ghozali d lecehkan dan d maki" oleh aliran salafy. saya brani blang gini krna saya tdi malam habis baca sebuah buku yg brjdul "waspadailah aliran salafy"
Sabtu, 29/12/2012 14:25
Nama: ridha
benteng ahlulsunahwaljamaah
islam diahkir jaman akan mengalami banyak fitnah,fitnah sahwat dan sub,hat dan akan terpecah menjadi 73 aliran dan hanya 1 yang selamat,yaitu ahlulsunah waljama,ah,ahlulsunah bukan orang yang mudah meng kafirkan sesama muslim bukan juga yang mudahnya memfitnah sesama muslim,ahlulsunah adalah orang yang berperangsangka baik kepada saudaranya sesama muslim,bukan merasa benar sendiri
Rabu, 19/12/2012 13:07
Nama: Alfian
Sedia Payung Sblm Hujan
Memang antisipasi sangat di utamakan di saat kran era globalisasi di buka, dlm hal ini bnyknya firqoh2 yg mengatas namakan kepentingan Islam, tp sebenarnya lbh mementingkan kelompoknya dg target tertentu
Selasa, 04/12/2012 13:54
Nama: ahmad
benteng kuat
renungkanlah... setiap yang kita ucapkan dan kita amalkan nanti pada hari kiamat akan dimintai pertanggung jawaban. seberapa kuat benteng yang kita buat apabila tidak mendapatkan ridha dari Allah niscaya akan runtuh juga. berhati-hatilah! bimbinglah umat kepada kebenaran islam seperti awal yang belum ternoda. banyaklah merenung diri semoga diberi hidayah oleh Allah. amiiin
Senin, 26/11/2012 09:21
Nama: mukhlis
ucapan terimakasih
alhamdulillah dengan kehadiran buku ini saya merasa semakin nyaman dari tantangan yang saya hadapi selama ini sebagai nahdiyyin, semoga NU semakin kokoh aminnn
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefDesember 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   
:::: Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::